Laman

Sabtu, 26 Oktober 2013

ISP ( Internet Service Provider )


Internet service provider(ISP) merupakan perusahaan penyedia layanan akses internet bagi pengguna,baik perorangan, rumah tangga, sekolah, maupun perkantoran.
ISP di Indonesia cukup banyak yaitu:
  • Indosatnet
  • Indonet
  • Wasantara
  • Telkomnet
ISP akan memberikan layanan untuk menghubungkan ke internet melalui perangkat keras berupa modem,freewall,dan router. Tidak semua ISP dapat langsung menghubungkan komputer ke internet. ada juga ISP yang tidak dapat menghubungkan langsung ke internet. untuk ISP jenis ini, maka ISP tersbut harus memiliki koneksi ke Internet Net Work Provider (INP) yang merupakan perusahaan yang menyediakan layanan koneksi ke internet di Indonesia baru ada sebuah INP yaitu INDOSAT.
Untuk melakukan koneksi ke ISP, ada beberapa macam bentuk sesuai dengan model ISP -nya. Bentuk-bentuk koneksi tersebut sebagai berikut:
  1. ISP sebagai perusahaan telekomunikasi. PT Telkom merupakan perusahaan telekomunikasi terbesar di Indonesia yang bertindak sebagai ISP.Adapun bentuk koneksi yang ditawarkan adalah secara dial up atau leased line.
  2. ISP sebagai perusahaan penyedia jasa koneksi ke internet semata. pada umumnya perusahaan ini menawarkan koneksi nirkabel.
  3. ISP sebagai perusahaan penyedia layanan operator ponsel. Memberikan layanan jenis teknologi ponsel misalnya GPRS.
  4. ISP sebagai perusahaan penyedia layanan tv kabel yang menjangkau lokasi dengan menggunakan kabel broadband. Tetapi kini telah dikembangkan untuk akses internet.
Dimulai pada dekade 90-an perkembangan Internet semakin berkembang pesat, di Indonesia sendiri bisnis Internet mulai dikenal sekitar tahun 95-an yang diawali dengan munculnya Internet Service Provider yang menyediakan akses ke Internet dengan bandwidth berkisar antara 14.4 kbps hingga 28.8 kbps.
Hingga akhir tahun 1999 daftar ISP di Indonesia baik yang sudah beroperasi maupun belum beroperasi sekitar 55 ISP, tapi saat ini di tahun 2001 ini jumlah ISP secara keseluruhan yang tercatat di Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII) sudah menginjak angka 155 ISP.
Bisnis ISP memilik prospek yang bagus. Saat ini semua bisnis yang berbasis Internet tidak akan berkembang apabila infastruktur dan koneksi ke Internet tidak dibangun terlebih dahulu, berdasarkan data dari Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia (APJII).
A. PENGERTIAN ISP
1.
ISP adalah perusahaan yang menyediakan jasa layanan ke Internet yang dikenal dengan nama Web Server. ISP digambarkan sebagai penyedia jasa internet di mana ISP merupakan gerbang utama sebelum komputer dapat mengakses Internet.
Beberapa ISP di Indonesia diantaranya adalah Indonet, Telkomnet, Sistelindo Centrin Internet, LinkNet dan sebagainya. Saat ini sebenarnya sudah makin rnenjamur bahkan untuk ISP milik pemerintah seperti Wasantranet dan Telkomnet sudah tersedia di hampir seluruh propinsi, khususnya di kota-kota besar. Di Asia ISP yang ada yaitu IAC online, I-Net, Singnet, Dacom, dan PSI Japan.
Layanan yang disediakan oleh perusahaan Internet Service Provider diantaranya:
1. Akses Internet
2. E-mail
3. Membangun Website
4. Hosting atau menempatkan website yang dibuatsendiri.
Untuk berlangganan atau menggunakan ISP, maka komputer yang digunakan haruslah terdaftar pada satu atau lebih ISP. Pendaftaran ke ISP bisa dilakukan dengan gratis seperti pada Telkomnet atau menghubungi bagian pemasaran ISP tersebut.
JENIS KONEKSI KE ISP
Untuk melakukan penyambungan ke Internet terdapat beberapa cara sesuai dengan tingkat pengaksesan dari komunikasi internet.
Koneksi ke internet dapat dibagi menjadi 3 jenis, yaitu:
1. On-line atau Dial-up, yaitu penyambungan yang mengutamakan biaya yang dengan akses yang terbatas.
2. SLIP / PPP, yaitu koneksi yang mempunyai kecepatan transfer data lebih cepat, sehingga kita dapat menjalankan program-program yang ada di Internet. Selain kita tidak lagi mengirim data per karakter melalui modem.
3. Fasilitas yang dapat disewa, yaitu menggunakan fasilitas yang disewakan oleh suatu perusahaan yang merupakan administrator jarinqan pada internet.
Contoh perusahaan yang ada di Indonesia diantaranya adalah Telkom, Indosat, dan CBN.
KONEKSI KE ISP
Sebelum komputer dapat mengakses website pada Internet, terlebih dahulu komputer tersebut terdaftar pada salah satu perusahaan penyedia layanan internet. Untuk melakukan pendaftaran ke ISP di Indonesia yang sering digunakan adalah ISP dari Telkom. Prosesnya sangat mudah dan salah satu kelebihannya tidak perlu mendaftar dan menyediakan penyambungan secara gratis dan kita hanya melakukan setting instalasi pada komputer.
Pendaftaran ke ISP/Provider yang harus diperhatikan adalah jenis pelayanan jumlah jam maksimal, dan biaya registrasi / pendaftaran dan lanqqanan setiap bulannya. Disamping itu juga rnenentukan lokasi terdekat dengan tempat tinggal. Hal ini penting karena jarak menentukan biaya pemakaian pulsa telepon.

Rabu, 23 Oktober 2013

contoh proposal


Proposal
Seminar Dampak Penggunaan dan Etika Dalam Berkomunikasi Melalui Media Sosial
A.    Latar Belakang
Media sosial merupakan media komunikasi yang terbentuk melalui perkembangan zaman yang semakin modern. Media sosial tersebut seperti Facebook, Twitter, E-mail, Line, Kakao Talk, dan sebagainya. Media sosial tidak hanya dikenal oleh kalangan orang dewasa dan remaja, tetapi juga dikenal di kalangan anak-anak. Dalam menggunakan media sosial, terkadang kita lupa akan etika berkomunikasi yang baik dan benar. Seperti berkata-kata yang jorok, mengejek orang lain yang sebenarnya hal tersebut dapat dilihat oleh publik dan mengganggu ketenteraman orang lain.
Aktivitas kejahatan juga dapat terjadi melalui media sosial seperti penculikan melalui ajakan berkenalan, perampokan, bahkan pembajakan akun media sosial. Melalui “Seminar Dampak Penggunaan dan Etika Dalam Berkomunikasi Melalui Media Sosial”, kami berharap dapat terciptanya kondisi aman dan tenteram dalam berkomunikasi melalui media sosial.
B.     Jenis Kegiatan
Seminar Dampak Penggunaan dan Etika Dalam Berkomunikasi Melalui Media Sosial dalam rangka hari komunikasi se-dunia.
C.    Tema Kegiatan
Berkarakter baik dan anti kejahatan dalam berkomunikasi menggunakan media sosial.
D.    Tujuan Kegiatan
Tujuan yang hendak dicapai melalui seminar adalah :
1.      Membekali wawasan dan kemampuan menganalisis dampak penggunaan dan etika dalam berkomunikasi melalui media sosial.
2.      Membekali cara berkomunikasi yang baik dan benar melalui media sosial.

E.     Peserta
Dihadiri 300 orang pelajar terdiri dari seluruh pelajar SMAN 2 Palangka Raya. Panitia penyelenggara media sosial di UNPAR.
F.     Hasil yang diharapkan

1.      Terciptanya suatu wawasan yang luas dan kemampuan menganalisis dampak penggunaan dan etika dalam berkomunikasi melalui media sosial
2.      Terciptanya suatu kenyamanan dan keamanan dalam menggunakan media sosial.
G.    Waktu dan Tempat
Hari           : Selasa, 20 Juni 2014
Waktu       : Pukul 09:00 – 15:00 WIB
Tempat      : Aula Unpar, Jl. Bukit Keminting, Palangka Raya

H.    Susunan Acara
Waktu
Kegiatan
09:30 – 11:00 WIB
Materi tentang dampak penggunaan media sosial
11:00 – 11:30 WIB
Game
11:30 – 12:00 WIB
Makan siang
12:00 – 12:15 WIB
Istirahat
12:15 – 13:15 WIB
Materi tentang etika berkomunikasi yang baik dan benar melalui media sosial
13:15 – 13:30 WIB
Penutup
 
I.       Penyelenggara
Panitia Penyelenggara
1.      Ketua              : Noperin
2.      Sekretaris        : Helena Adventia
3.      Anggota          : Fachri Aji Putranto
  Jutia Rianus
              Ester Piajayanti
              Kristinanda
              Visca Esterina




J.      Alokasi Dana
(a)    Rencana Pemasukan
(1)   Dinas Pendidikan kota                                                 Rp   8.000.000
(2)   Donatur ( Sponsor, sumbangan Pembangunan, dll )   Rp   2.000.000  +
Jumlah                                                                          Rp 10.000.000
(b)   Rencana Pengeluaran
(1)   Alokasi dua narasumber @ Rp750.000                       Rp   1.500.000
(2)   Kesekretariatan ( Fotocopy, spanduk, ATK )              Rp      500.000
(3)   Konsumsi 320 x 10.000                                               Rp   3.200.000
(4)   Dokumentasi                                                                Rp   1.000.000
(5)   Perlengkapan                                                                Rp   2.000.000  +
Jumlah                                                                          Rp   8.200.000

I.                   Penutup
Demikian kami sampaikan rencana penyelenggaraan “Seminar Dampak Penggunaan dan Etika Dalam Berkomunikasi Melalui Media Sosial”. Besar harapan kami Bapak/Ibu dapat turut mendukung terselenggaranya acara tersebut. Atas perhatian dan kerjasama Bapak/Ibu, kami ucapkan terima kasih.
Untuk konfirmasi lebih lanjut Bapak/Ibu dapat menghubungi Sdr. Kristinanda panitia penyelenggara seminar dampak penggunaan dan etika dalam berkomunikasi Telp. 021 – 7294 0537, Fax 021- 5296 0635, E-mail : panitia@sdpdedb.or.Id
                                                                              Hormat kami,
                                                                  Ketua Panitia Penyelenggara

                                                                                  Noperin